Rabu, 15 Agustus 2012

Tips berkomunikasi dengan baik

Mengkomunikasikan apa yang Anda mau dan “menangkap” apa yang orang lain kehendaki dari Anda atas suatu pekerjaan, merupakan modal dasar dalam karir. Berkomunikasi yang tepat dapat diperlajari dengan cara menguasai 4 tahap berikut ini:
1. Tekanan Dan Ekspresi. Modal berkomunikasi adalah suara. Dengan suara yang berintonasi baik, jelas, dinamis, bertempo yang tepat dan dijeda dengan baik. Anda dapat mengutarakan maksud atau ide dengan efektif. Selain itu, latihlan ekspresi untuk menunjang komunikasi verbal.
2. Kekuatan Kata-kata. Akan lebih baik kalau Anda sendiri merasa nyaman dengan kata-kata yang diucapkan. Rasa percaya yang Anda ungkapkan lewat kata-kata yang maknanya kuat bagi diri sendiri, akan mudah ditangkap oleh lawan bicara Anda.
3. Percakapan. Keahlian berkomunikas dapat ditunjukan dengan menggunakan kata-kata yang mudah dipahami oleh lawan bicara. Konsep-konsep yang penting dan berbobot dapat diungkapkan dengan kata-kata yang sederhana. Di sinilah, keindahan dari kesederhanaan dapat dipancarkan.
4. Pendengar Yang Aktif. Dengarkan apa yang diungkapkan lawan bicara dengan baik dan tampilkan bahwa Anda benar-benar tertarik. Anda juga harus mengetahui, kapan waktunya harus bicara, kapan mesti diam dan kapan waktunya Anda harus menyela percakapan. Semuanya ini dapat diraih bila Anda memberikan perhatian yang cukup, bersikap sensitif dan menunjukan rasa simpati.

5 cara mengatur keuangan

Cara mengatur keuangan pribadi atau rumah tangga

  1. Pahami portfolio keuangan keluarga Anda
    Hal yang paling mendasar sebelum mengatu keuangan rumah tangga atau keuangan pribadi adalah dengan memahami portfoilo. Jangan sampai Anda tidak tau berapa jumlah tabungan, tagihan telepon, biaya anak, dll.
  2. Sisihkan minimal 10 persen dari penghasilan anda tiap bulan untuk ditabung
    Tahanlah keinginan untuk membeli barang-barang yang sekiranya tidak perlu, biaya tak terduga bisa muncul kapan saja dan bisa merusak cara Anda dalam mengatur keuangan.
  3. Susun rencana keuangan atau anggaran
    Perencanaa yang matang akan mempermudah Anda dalam mengatur keuangan rumah tangga atau pribadi.
  4. Hindari berhutang
    Seringkali kita memutuskan untuk berhutang ketika kita merasa tidak bisa mengatur keuangan. Sebaiknya hindai berhutang karena akan menambah masalah Anda di kemudian hari.
  5. Berinvestasi
    Langkah terkahir untuk mengatur keuangan Anda atau keuangan rumah tangga dan berjaga-jaga dari biaya tak terduga adalah dengan berinvestasi. Hal ini sangat dianjurkan dalam mengatur keuangan, terutama perencanaan keuangan rumah tangga untuk jangka panjang.

Motivasi MTGW II

"Jika Anda sudah berupaya sebaik mungkin
untuk membahagiakan orang lain,
dan mengikhlaskan hati Anda
untuk mendahulukan penghormatan
kepada perasaan baik orang lain,

tapi jika mereka memilih
untuk bersikap tidak baik kepada Anda,
janganlah berkecil hati.

Tidak ada orang baik
yang hasil dari kebaikannya
adalah keburukan.

Bersabarlah.

Tetaplah menjadi orang baik.

Tuhan akan mengurus yang selebihnya."
— Mario Teguh

Motivasi MTGW

"Hidupmu adalah perjalanan untuk menemukan dirimu sendiri.

Dan nanti saat engkau menemukan dirimu yang indah, betapa buruk pun perjalananmu untuk sampai kepadanya, perjalanan itu sesuai – dan sesungguhnya – perjalanan yang sangat indah.

Maka ingatlah, bahwa rencana Tuhan selalu berakhir dengan kebaikan.

Jika yang kau rasakan malam ini belum sepenuhnya membahagiakanmu, berbahagialah, karena engkau akan sampai kepada kebaikan, yang mudah-mudahan tidak lama lagi.

Dan setelah engkau dibahagiakan, ingatlah bahwa kebahagiaan yang seindah apa pun akan menguap sirna – jika engkau tak memelihara kepantasanmu untuk dibahagiakan.

Sekali lagi,

Hidupmu adalah perjalanan untuk menemukan dirimu sendiri.

Alamilah, tabahilah, dan selalu lah minta kehadiran Tuhan di dalam setiap langkah kehidupanmu.

Bersabarlah.

Tuhan sudah menunggumu di masa depanmu yang damai, dengan sambutan yang paling indah kepadamu:

“Wahai jiwa yang tenang …"
— Mario Teguh

5 Prinsip Kerja Efektif

Agar proses manajemen menjadi efektif maka dibutuhkan seperangkat prinsip kerja efektif. Dalam hal ini, ada 5 prinsip kerja efektif. Kelima prinsip tersebut dibagi lagi sehingga lebih jelas dan praktis. Apa sajakah 5 prinsip dimaksud? Simaklah paparan berikut ini:
1. Rencana

Rencana itu ada hanya ketika ditulis. Kalau Anda tidak menuliskannya: Anda mungkin mempunyai impian atau visi atau bahkan mimpi buruk. Anda tidak mempunyai rencana kecuali ditulis.
Seperti kata Napoleon, “Tidak ada yang sukses dalam perang kecuali sebagai konsekuensi dari rencana yang disiapkan dengan baik.”
Merencanakan sesuatu dengan tepat berarti Anda harus mengetahui:
  • Pekerjaan apa yg akan Anda diselesaikan?
  • Bagaimana melaksanakannya?
  • Kapan selesainya?
  • Di mana selesainya ?
  • Berapakah kecepatan melaksanakannya?
Rencanakan Pekerjaan dengan tepat! Dengan perencanaan yang tepat, puncak keberhasilan baru separuh dicapai. Perencanaan itu sukses hanya dengan pelaksanaan yang profesional.
2. Jadwal
Pekerjaan harus dijadwalkan! Jadwal yg efektif harus:
  • Pasti.
  • Selaras dengan jadwal-jadwal lainnya.
  • Sulit mencapai, namun mungkin tercapai.
  • Peganglah dengan teguh.
Penjadwalan yang baik akan mengefektifkan energi Anda. Jangan biarkan energi Anda terbuang percuma hanya karena penjadwalan yang buruk.
3. Pelaksanaan
Letnan Jenderal James F. Hollingsworth mengatakan, “Orang bodoh mana pun bisa menulis sebuah rencana. Pelaksanaanyalah yang membuat Anda kewalahan.”
Setelah rencana yang tepat disiapkan, laksanakanlah rencana tersebut dengan:
  • Terampil
  • Teliti
  • Cepat
  • Tanpa usaha yang tak perlu
  • Tanpa penundaan yang tak perlu
Laksanakanlah rencana dengan tanpa memisahkannya dari pelaksanaan. Dengan kata lain, para perencana itu harus mengomandani pelaksanaan dan para komandan itu harus turut serta merencanakan.
4. Pengukuran
Perkerjaan yang telah Anda laksanakan haruslah diukur:
  • Berdasarkan potensi Anda
  • Berdasarkan progress report Anda yang telah lalu
  • Berdasarkan progress report orang lain yang telah lalu
  • Berdasarkan kuantitas
  • Berdasarkan kualitas
Buatlah rekam jejak perjalanan pelaksanaan perkerjaan Anda. Nantinya akan berguna untuk melaksanakan pekerjaan-perkerjaan lainnya sebagai referensi.
5. Kontraprestasi
Apabila pekerjaan Anda telah selesai dengan efektif, Anda selayaknya mendapat balas jasa berupa:
  • Syarat kerja yang baik
  • Kesehatan yang baik
  • Kebahagiaan
  • Pengembangan diri
  • Uang
====================================================

Sudahkah Anda BEKERJA dengan EFEKTIF ? dan bagaimana rasanya BEKERJA dengan EFEKTIF itu? Silakan berbagi melalui komentar.

Bagaimana menumbuhkan jiwa kepemimpinnan??

Menumbuhkan Jiwa kepemimpinan dapat dilakukan dengan cara menumbuhkan dan mengembangkan sifat-sifat dasar kepemimpinan (kemampuan biasanya yang disebut dengan istilah "leadership"). Antara lain dengan :

1. Pengembangan Efektivitas Diri

Pengembangan efektivitas diri dalam mencapai setiap tujuan dapat dilatihkansejak usia muda. Kita melatih ketajaman hati untuk selalu berfokus atau berkonsentrasi kepada tujuan dan cita-cita hidup, misalnya :
  • Pemahaman atau Persepsi : Ketajaman dan kejernihan melihat dan merumuskan tujuan-tujuan.
  • Kapabilitas : Kemampuan untuk memikirkan dan memperjuangkan sesama, Kemampuan untuk bekerja dan belajar dan mempresentasikan hasilnya.
  • Koordinasi : Kemampuan untuk mendeskripsikan tugas dirinya dan orang lain, merencanakn hubungan kerja/belajar, dan mengorganisasikan serta mengatur lalu lintas dan informasi.
2. Mengembangkan Kemampuan Persuasif

Kemampuan Persuasif adalah keterampilan mempengaruhi dan mengajak pada perilaku tertentu. Sejak awal keterampilan tesebut, perlu dilatih dengan menggunakan kelebihan-kelebihan pribadi kita. kelebihan pribadi itu anatar lain : daya inisiatif, penyampaikan pendapat, menghargai, menyebarkan rasa kasih sayang, memimpin suatu kegiatan, dan mengambil keputusan.

3. Mengembangkan Sikap Positif

Sikap dasar yang membangun jiwa kepemimpinan adalah sikap positif. Sikap positif tersebut antara lain : Berfikir Positif, beradaptasi, berpartisipasi, berperan aktif, berbau, berinteraksi, selalu menjaga keakraban, berterus terang, bekerja sama, saling memahami, menghindari perdebatan dan kata-kata tajam

Tips menumbuhkan rasa percaya diri

Anda tampil tidak Percaya Diri? Merasa deg-degan atau takut saat hendak berbicara di muka umum atau ketika hendak melakukan sesuatu?
Tenang. Anda bukan satu-satunya yang mengalami masalah seperti ini. Banyak orang lain di luar sana yang juga tidak pede alias mengalami krisis percaya diri. Asal anda mau belajar percaya diri, di waktu berikutnya saya jamin anda akan tampil berbeda: menjadi orang yang lebih percaya diri.

Anda mau tahu bagaimana cara percaya diri?
Pertama sekali anda perlu mengerti mengapa percaya diri penting. Mungkin di antara anda sudah ada yang tahu apa manfaat percaya diri, tapi sebagian dari anda mungkin belum. Namun saya yakin anda semua merasakan betapa tersiksanya saat menjadi orang yang tidak percaya diri. Anda mengisi hidup anda dengan tidak mengenakkan. Mungkin anda mengerjakan pekerjaan yang tidak anda sukai karena anda tidak cukup percaya diri untuk menolak pekerjaan itu. Karena kurang percaya diri juga, anda mungkin sulit untuk memperbaiki hubungan yang buruk dengan rekan kerja anda. Tanpa memiliki cukup percaya diri, anda juga tidak berani memantapkan jalan meraih impian anda
Kalau anda seorang pemimpin, tanpa rasa percaya diri memadai, akan membuat anda terlihat kurang berwibawa di hadapan anak buah anda. Yang lebih berbahaya, bisa-bisa juga anda keliru dalam membuat keputusan.
Anda tentu tidak ingin semua hal di atas terjadi pada anda kan?
Syukurlah kalau sekarang anda mulai menyadari betapa sangat penting memiliki rasa percaya diri. Berita baiknya bagi anda adalah tidak ada seorang pun yang begitu lahir langsung menjadi orang yang percaya diri. Percaya diri merupakan suatu kemampuan yang dikembangkan.
Sehingga kalau anda lihat seseorang yang menurut anda sangat percaya diri, mereka sebetulnya juga tidak langsung seperti itu. Mereka melatih rasa percaya diri sedikit demi sedikit.
Berikut trik dan tips yang bisa anda gunakan untuk melatih rasa percaya diri anda.
  • Rapikan diri anda. Mungkin anda beralasan bahwa anda bukan orang yang rapi. Sehingga apa yang anda tampilkan pun jauh dari kerapian. Padahal bila anda tampil rapi, anda akan lebih percaya diri. Silakan coba dan rasakan peningkatan rasa percaya diri terjadi pada anda.
  • Rasakan situasi positif. Dimana pun anda, coba rasakan situasi positif di tempat tersebut. Rasakan bahwa orang-orang di sekeliling anda menyambut baik anda, lingkungan juga tersenyum pada anda.
  • Pelihara mental positif. Bahwa apa yang anda lakukan akan berjalan dengan baik dan anda juga akan baik-baik saja. Fokus pada sisi positif akan membuat anda percaya diri.
  • Kurangi bilang “tapi”. Mungkin anda sering mengatakan kata tersebut. Misal anda mengatakan “ingin sukses, tapi saya hanya orang biasa.” “anda ingin kaya tapi tidak bisa ini itu dan sebagainya.”
    Sebaiknya mulai sekarang kurangi mengatakan kata “tapi”. Kata “tapi” membuat anda yang semula hendak maju, kembali mundur. “Tapi” membuat anda terbiasa membuat alasan dan tidak melakukan ACTION!
  • Temukan apa yang anda takutkan dan ACTION-kan. Kalau anda takut berbicara di muka umum, ACTIONKAN itu. Kalau anda takut menatap wajah orang lain, lakukan itu. Temukan apa yang anda takutkan, dan ACTIONKAN!
  • Jangan menunda. Penundaan menimbulkan ketakutan. Semakin sering anda menunda, ketakutan itu akan kian menggumpal dan pikiran anda mulai mencari-cari alasan bahwa penundaan yang anda lakukan itu benar.  Padahal, semakin lama anda menunda berarti semakin lama anda membiarkan diri anda tidak meningkatkan kualitas diri.
  • Ingat momen ketika anda merasa begitu percaya diri. Coba ingat-ingat kapan anda merasa begitu percaya diri sehingga tangan anda tidak gemetaran dan tidak ada keringat dingin mengucur dari kening anda? Saat itu anda bicara dengan lancar dan lawan bicara anda bisa merasakan rasa percaya diri anda.
    Ingat momen tersebut setiap kali anda merasa didera kehilangan percaya diri. Rasa percaya diri anda akan tumbuh dengan seketika.
  • Awas penyakit perfeksionis. Mencari kesempurnaan selain menyita banyak energi dan waktu, juga bisa mengikis habis rasa percaya diri. Sebab, misal saat anda mengerjakan suatu pekerjaan yang menurut anda tidak kunjung seperti harapan, lambat laun anda akan meragukan kemampuan diri anda.
    Hindari mencari kesempurnaan. Yang penting lakukan ACTION yang terbaik.
  • Lakukan ACTION dengan penuh percaya diri. Agar anda percaya diri, anda harus melakukan ACTION dengan percaya diri. Ketidakpercayaan diri seseorang bisa dilihat dari ACTION-nya.
    Demikian pula sebaliknya. Ketika anda bertindak penuh percaya diri, orang-orang akan menilai anda sebagai orang yang percaya diri. ACTION yang penuh percaya diri akan membuat anda bertambah percaya diri.
    Apa saja tindakan sederhana yang sering dilakukan agar anda terlihat percaya diri? Duduklah dengan tegak, lakukan kontak mata, bicara jelas, kemukakan pendapat anda, dan tersenyumlah.
Tujuan hidup setiap orang di dunia ini pastilah untuk menjadi lebih baik. Lebih baik dari kemarin, lebih baik dari bulan lalu atau tahun kemarin. Cara yang baik untuk menjadi lebih baik adalah dengan meningkatkan apa yang sudah bisa anda kerjakan; atau membuat bisa apa yang belum anda bisa lakukan selama ini. Apa yang belum anda bisa lakukan, jadikan itu sebagai tantangan, lalu ACTION-kan sehingga menjadi sebuah pembelajaran untuk meningkatkan kualitas diri anda menjadi lebih baik.
Percaya diri merupakan salah satu kunci sukses dalam hidup. Banyak orang sukses memiliki rasa percaya diri yang baik.
Tidak ada jalan pintas untuk tampil percaya diri. Satu-satunya jalan adalah melakukan ACTION untuk melatih tampil percaya diri dari hari ke hari.