Minggu, 10 Februari 2013

10 Prinsip Dasar Tai Chi

1. Shen naik ke Atas.

Agar shen naik ke atas kepala maka kepala harus tegak lurus dengan leher. jangan menggunakan tenaga, meski kepala dapat tegak karena jika menggunakan tenaga, darah dan chi tidak dapat mengalir lancar. Jadi, meski ada niat untuk membiarkan shen naik ke atas, jika dipaksakan, tidak akan ada shen yang naik dan kesegaran mental tidak didapat. Tanda bahwa shen sudah naik adalah adanya sensasi getaran ringan di sepanjang leher dan kepala bagian belakang hingga ke ubun-ubun bagi beberapa orang yang peka, dan untuk yang kurang peka  efek tenang dan segar yang dapat dirasakan.

2. Rendahkan Dada, Naikkan Punggung.

Rendahkan dada berarti dada ditarik sedikit kedalam untuk memudahkan chi turun ke dantian (sekitar 3 inchi dibawah pusar). jangan mengembangkan dada, karena chi akan mengalir ke dada dan membuat ‘yang atas berat, yang bawah ringan’ dan tumit akan ‘terangkat’. Menaikkan punggung berarti memusatkan chi di punggung, yang secara otomatis terjadi setelah merendahkan dada karena chi akan mengalir di meridian tengah.

3. Mengendurkan Pinggang.

Pinggang mengendalikan batang tubuh. Mengendurkan pinggang memungkinkan kaki kuat berpijak sehingga kuda-kuda menjadi stabil.Semua variasi gerakan berporos di pinggang. Itu berarti pinggang menjadi poros gerakan tubuh. Dan pinggang menjadi poros gerakan pegas untuk mendorong dan membelokkan serangan lawan.

4. Membedakan yang ‘Kosong’ dan ‘Isi’.

Ini merupakan dasar filosofis dari semua gerakan dan penempatan tubuh serta inti dari teknik dasar dalam Tai Chi. Jika seluruh berat tubuh bertumpu di kaki kanan, maka berarti kaki kanan ‘Isi’ dan kaki kiri ‘Kosong’, begitupun sebaliknya. saat yang ‘Isi’ dan ‘Kosong’ dapat dibedakan, geraknya menjadi tidak bertenaga. Namun jika keduanya tidak dapat dibedakan, maka gerakan menjadi berat, dan kuda-kuda tidak stabil sehingga mudah dimanfaatkan lawan.

5. Rendahkan bahu. Jatuhkan Siku.

Rendahkan bahu berarti kedua bahu rileks dan jatuh alami.Jika bahu dinaikkan, chi akan naik dan seluruh tubuh akan kekurangan tenaga. Menjatuhkan siku berarti bahwa kedua siku rileks dan jatuh alami. Jika siku dinaikkan, otomatis bahu tidak akan turun, sehingga chi tidak mengalir jauh sampai ke ujung jari.Ini disebut ‘kekuatan yang terpecah’yang biasa terjadi pada beladiri eksternal.

6. Gunakan Kehendak, Bukan Kekuatan.

Saat berlatih Tai Chi, seluruh tubuh harus rileks, seharusnya tidak ada ketegangan di otot, tulang, dan aliran darah, yang menyebabkan pembatasan diri. Jika relaksasinya lengkap, maka tubuh menjadi lentur dan gesit dalam gerak sirkular, pegas, menurut kehendak kita.Tapi ‘bagaimana dapat mengembangkan kekuatan jika tidak menggunakan tenaga?’. Gunakanlah kehendak,  maka chi bisa diarahkan setiap saat.

7. Koordinasi Atas dan Bawah.

‘Akarnya ada di kaki, diambil dari kaki, dikendalikan oleh pinggang, diwujudkan di tangan dan jari’. Dari kaki ke pinggang, kesemuanya diselesaikan ‘di satu chi’spontan, terus-menerus tanpa henti dalam hitungan waktu satu kali bernapas yang nyaman. Gerak tangan, gerak pinggang, gerak kaki, dan keawasan mata kesemuanya berada dalam kesatuan gerak.

8. Kesatuan Eksternal dan Internal.

‘Pikiran adalah komandan, tubuh adalah pelaksana’. Ketika pikiran dilatih, gerakan dan tindakan menjadi ringan dan gesit. Pola Tai Chi adalah gerakan ‘kosong’ dan ‘isi’, ‘Nyata’ dan ‘Semu’, membuka dan menutup. Membuka tidak berarti hanya tangan dan kaki yang direntangkan, tetapi pikiran dan kehendak juga difokuskan. Jika internal dan eksternal, makrokosmos dan mikrokosmos dapat disatukan menjadi satu chi (atau tubuh energi), maka tak ada keterpisahan dalam kosmos.

9. Keberlanjutan tanpa Hambatan.

Gerakan mengalir seperti gelombang air terus menerus, terus berlanjut hingga setiap satu putaran akan diikuti oleh siklus berikutnya.Chi dialirkan secara terus menerus dengan kehendak yang menggerakkan anggota tubuh dan mengakumulasikan dalam satu chi dengan pernapasan yang memadai.

10. Mencari Ketenangan dalam Gerak.

Dalam Tai Chi, ketenangan mengarahkan gerak. Saat bergerak, ia dalam ketenangan.Strategi dasarnya adalah mengalir bersama gerak lawan, bukannya terus melawannya, sehingga praktisi Tai Chi harus tenang dan rileks dalam pertarungan untuk menggunakan teknik yang efektif.


Sumber: adandu.com
 

Kamis, 07 Februari 2013

6 Penyebab Kegagalan Membangun Customer Database

Marketing.co.id- Saya yakin, kita akan segera memasuki era di mana pelanggan menginginkan komunikasi dua arah. Mereka akan semakin tidak responsif dengan cara-cara komunikasi tradisional seperti iklan melalui media konvensional. Para marketer akan berhadapan dengan pelanggan yang ingin suaranya didengarkan. Mereka menyambut baik perusahaan yang menyediakan komunikasi dua arah dan semakin personal.
Pelanggan juga menginginkan komunikasi di mana mereka mempunyai kemampuan untuk mengontrol. Mereka ingin menjadi pelanggan yang mempunyai kekuasaan dan kebebasan mengatur dirinya kapan harus berkomunikasi.
Cara berkomunikasi dan media yang digunakan akan semakin beragam. Di masa mendatang akan muncul pululanat au bahkan ratusan cara dan pemilihan media untuk berkomunikasi. Revolusi teknologi internet dan seluler akan menjadi pendorong utama tersedianya alternatif baru ini.
Tidak mengherankan jika Integrated Marketing Communications (IMC) kemudian mendapatkan tempatnya yang sangat penting bagi pelaku bisnis. Seperti yang telah banyak saya tulis di kolom ini pada edisi sebelumnya, IMC akan mengalami beberapa fase, tergantung dari kesiapan dari perusahaan dan industri yang mereka masuki.
Pada fase pertama, perusahaan akan berupaya untuk mengintegrasikan pesan-pesan yang disampaikan kepada pelanggannya. Baik iklan di media elektronik, media cetak, below the line, call center, desain interior, dan lain-lain haruslah memiliki pesan yang konsisten.
Pada fase kedua, perusahaan yang menjalankan pendekatan IMC akan mencari cara-cara untuk mengontak dan berkomunikasi dengan pelanggan lewat media baru dan cara yang lebih kreatif. Pada fase ini, integrasi di antara berbagai kontak ini harus dilakukan. Call center tidak akan efektif bila tidak diintegrasikan dengan kontak layanan lainnya seperti customer service, promosi, event atau aktivitas below the line lainnya.
Dan pada fase ketiga, penggunaaan teknologi infomasi dan customer database tidak dapat dielakkan lagi. Fungsi dari IMC lebih banyak untuk meningkatkan retensi dan cross-selling. Tanpa customer database, jangan harap perusahaan sukses memasuki IMC tahap ketiga ini. Kenyataannya, banyak perusahan Indonesia yang gagal dalam membangun customer database. Apa penyebabnya?
Inilah enam Penyebabnya
Pertama, rendahnya kesadaran akan pentingnya customer database. Top Management tidak melihat bahwa membangun customer database adalah investasi yang penting. Ini bisa terjadi karena memang perusahaan belum melewati IMC fase pertama dan kedua.
Mereka tetap saja mengandalkan iklan-iklan konvensional. Mereka tidak mencari media baru dan cara baru untuk berkomunikasi. Penggunaan IT dan internet sebagai pendukung untuk berkomunikasi masih kecil atau hampir tidak ada. Mereka telah gagal melihat kebutuhan pelanggan di masa mendatang.
Kedua, perusahaan tidak membangun customer database karena tidak memiliki strategi loyalitas pelanggan. Mereka mengandalkan pertumbuhan melalui akuisisi pelanggan baru. Orientasi seperti ini membuat perusahaan hanya melakukan banyak upaya untuk memperkuat tenaga penjualan, tetapi lemah dalam mempertahankan pelanggan.
Tidak adanya strategi rentensi sudah pasti membuat perusahaan tidak pernah berpikir untuk membangun customer database yang memadai.
Ketiga, penyebab kegagalan perusahan dalam membangun customer database adalah karena budaya dan struktur organisasi yang tidak memadai. Perusahaan lemah dalam menciptakan budaya team work. Setiap divisi cenderung bekerja sendiri-sendiri. Perusahaan tidak memiliki sebuah proses yang mampu membuat antardivisi bekerja sama untuk menciptakan customer value.
Divisi pemasaran tidak mempunyai hubungan yang harmonis dengan divisi operasional dan divisi IT. Proses penciptaan customer database, yang sangat membutuhkan kerja sama yang erat di antara ketiga divisi ini, akhirnya tidak pernah terjadi.
Divisi IT cenderung membangun sistem, hardware, dan software untuk kepentingan divisi keuangan dan operasional semata atau bahkan untuk mereka sendiri, bukan untuk divisi pemasaran. Atau sebaliknya, divisi pemasaran tidak mampu memberikan arah dan strategi yang jelas bagi divisi IT agar mau membantu mereka.
Yang parah, bila kedua divisi ini kemudian tidak memiliki rasa saling percaya. Dalam derajat yang moderat, keengganan divisi IT disebabkan asumsi bahwa bagian pemasaran hanya memberikan tambahan pekerjaan bagi mereka.
Keempat, perusahaan tidak punya “blue print” atau konfigurasi dalam membangun database pelanggan. Kondisi ini paling mudah terlihat di perusahaaan-perusahaan kecil. Jangankan blue print, sering kali perusahaan juga tidak mengerti tentang data dan informasi yang harus dikumpulkan.
Dalam bahasa teknis, perusahaan tidak mampu membuat field database. Mereka tidak mampu menjawab pertanyaan seperti: data demografi apa saja yang harus dikumpulkan; data transaksi apa saja yang harus masuk dalam database; dan data perilaku apa yang harus diperoleh dari pelanggan.
Kegagalan kelima berhubungan dengan kemampuan melakukan updating. Bebeberapa perusahaan sudah memulainya dengan baik. Mereka sudah mempersiapkan hardware dan software yang sangat memadai, tetapi kemudian tidak mempertimbangkan bagaimana melakukan updating.
Data dan informasi yang baru tidak ter-update dengan baik. Ini bisa terjadi karena perusahaan tidak mempunyai komitmen yang tinggi untuk menyediakan tenaga yang cukup atau perusahaan tidak menyadari sebelumnya akan kecepatan perubahan data dan informasi yang mereka miliki.
Penyebab keenam atau terakhir berhubungan dengan penggunaan dari database itu sendiri. Perusahaaan sebenarnya memiliki customer database yang cukup baik. Jumlah data yang tersedia relatif lengkap. Problemnya, customer database tersebut tidak dianalisis secara periodik dan dimanfaatkan optimal oleh para marketer atau divisi lain. Akhirnya, banyak strategi dan keputusan yang dibuat oleh divisi pemasaran, justru tidak menggunakan database yang sudah mereka miliki.
Customer database hanya berguna apabila sudah dimanfaatkan. Jika tidak, data dan informasi yang tersimpan akhirnya tidak memberikan kontribusi terhadap pengembangan customer value. Saya yakin, berdasarkan pengalaman saya sebagai konsultan selama 15 tahun, perusahaan-perusahaan besar dari industri perbankan, asuransi, telekomunikasi, transportasi adalah sederet contoh bagaimana mereka telah gagal membangun customer database hanya karena tidak dimanfaatkan secara optimal.
Jadi, setiap hari ada data baru yang dikumpulkan dan setiap hari data yang diperbaharui sebagai bagian pekerjaan rutin yang harus mereka lakukan, tetapi tidak jelas untuk apakah semuanya pada akhirnya.
Sekali lagi, kemenangan persaingan di masa mendatang, akan sangat tergantung dari kekuatan customer database yang dibangun oleh perusahaan. Demikian pula dalam hal komunikasi dan promosi. Perusahaan yang memiliki customer database yang baik, akan memiliki peluang untuk meningkatkan efektivitas komunikasi secara dramatis.
Mereka berpeluang lebih besar dalam menciptakan loyalitas pelanggan dan sekaligus melakukan cross selling. Sudah saatnya, setiap perusahaan melakukan audit penyebab kegagalan dalam membangun customer database.
Amazon.com adalah bentuk perusahaan masa depan. Mereka memanfaatkan teknologi internet untuk membangun customer database dan berkomunikasi dengan para pelanggannya. Dalam survei American Customer Satisfaction Index (ACSI), perusahaan ini selalu mendapatkan skor jauh di atas rata-rata perusahaan lainnya. Mereka dapat memanfaatkan teknologi untuk berkomunikasi kepada individu-individu dengan sangat efektif.
Pelanggan puas karena mendapatkan informasi yang dibutuhkan dan sesuai dengan harapannya. Mengapa demikian? Mereka mengerti apa yang menjadi kebutuhan pelanggan dari perilaku transaksi di masa lalu.
Amazon.com dapat melacak buku-buku apa saja yang dibeli setiap pelanggan, kapan dibeli dan berapa banyak pelanggan telah membeli dalam satu tahun. Saat dikirimi e-mail, pelanggannya langsung tertarik untuk merespons. E-mail yang dikirim, sudah didesain sesuai dengan kebutuhan mereka.
Tidak mengherankan, pelanggan kemudian mulai membeli produk-produk lainnya. Perusahaan ini akan menjadi model perusahaan yang menjalankan IMC yang efektif karena kekuatan yang besar dari customer database yang mendekati sempurna untuk ukuran hari ini.
Ditulis oleh Handi Irawan D, Chairman Frontier Consulting Group

Rabu, 06 Februari 2013

Who I'am!!!

Berlebihan atau tidak judul yang saya buat diatas itu terserah teman-teman saja menilainya seperti apa, yang jelas saya hanya berusaha mencurahkan apa yang ada dan ingin saya sampaikan kepada teman-teman disini. 

Who I'am,  singkat. Namun mengandung arti yang sangat luas, entah untuk pribadi atau untuk hal-hal yang lain. Oke? Who I'am mungkin kita akan ingant tentang film yang di perankan oleh Jacke Chan. Bagaimana beliau berusaha mengembalikan siapa dirinya yang sebenarnya.

Seperti yang kita ketahui, dalam film tersebut menceritakan sebuah KONSPIRASI yang melibatkan agen-agen rahasia dari berbagai negara, tapi saya tak bisa menyebutkan secara detail, saya hanya berusaha menggambarkan tentang apa yang terjadi di negara tercinta kita (INDONESIA) dengan yang terjadi di film tersebut. Benarkah Negara Kita Korban Konspirasi?

Sampai saat ini, detik ini, jujur. Sepertinya Negara kita seperti tak punya Jati diri. Kenapa saya katakan seperti itu? Melihat kekayaan negara kita, beta kita tak bersyukurnya. Tanah yang subur, lautan yang membentang sangat luas sangat sulit untuk ditluiskan dengan kata-kata. Ironisnya, Rakyat kita tak menikmatinya.

Lalu, kita lihat sejarah kita, dari Pra-Sejarah, Kerajaan, Penjajahan, Perjuangan, Hingga Kemerdekaan. Apa ada data yang akurat tentang asal usul Orang Indonesia?


Oke, kita bahas lagi, Mungkin teman-teman sudah kenyang membaca sejarah kita, tapi apa kita sudah tahu apa yang sebenarnya yang kita inginkan?

Ada yang tahu gak yach.. Jati diri Indonesia itu seperti apa?

Selasa, 05 Februari 2013

MISSION IMPOSSIBLE (part 1)

Entah harus memulai seperti apa lagi agar aku bisa menemukan sesuatu yang berarti dalam hidup ini. Jujur, aku bingung aku tak tahu langkah apa yang harus aku ambil, kesana kemari tetap asilnya nihil, sumpah aku seperti tak punya siapa-siapa lagi, aku benar-benar merasa hidup sediri, aku heran benar-benar heran....Ohh,,, Tuhan, apa salahku? Apa dosaku?

Sudalahh,, berhenti untuk mengeluh. "Sesungguhnya keajaiban berpihak kepada jiwa yang pantang menyerah" Ya, seharusnya aku bisa memotivasai diriku sediri dengan kata-kata seperti itu, seberat apapun, sesulit apapun, jika kita tetap berusaha bekerja keras dan tentu pantang menyerah kita akan mendapatkan hasil dari kerja kita.

Ya, tapi seberapa lama yachh,,,??

humfthh,,, Sebenernya ada beberapa hal yang membuat aku tak paham, tak perlu aku sebutkan. Jika melihat diriku sediri aku amat terpukul dan merasa down aku harus jalani ini semuanya, Kenapa bisa begitu rumit ya, kemauan, keinginan untuk berkembang, ambisi, cita-cita, tapi kenyataannya nol besar. Sangat- sangat mengecewakan. Bukan mau merendahkana diri sendiri, tapi ya seperti itu.Aku terlalu takut untuk berjalan sendirian, aku butuh pembimbing yang bisa menuntun aku kejalan yang benar,, dalam artian sesuatuulaahh,,hehehe,,

AKU HARUS MENDAPATKAN APA YANG AKU IMPIKAN.....!

Minggu, 03 Februari 2013

Yang Dosa Petinggi, Kok Kader Yang Suruh Tobat...!!!

Saya sangat terkejut ketika saya membaca berita di salah satu media elektronik, bagaimana tidak seorang Yusuf Supendi yang juga mantan pendiri Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengatakan " Yang Dosa Petinggi, Kok Kader Yang Suruh Tobat". Yang menyusul ucapan Pak Anis Matta, menghimbau kepada para kadernya untuk melaksanakan  tobat nasional. Bagaimana dengan para petinggi partainya, apakah mereka benar-benar bertobat atau hanya berusaha mencari dukungan dari para kadernya? kalo begitu, ya kasihan para kadernya. Mereka yang tak tahu apa-apa koq suruh bertobat? Bagaimana bisa, menurut saya justru para petinggilah yang harus bertobat, bukan kadernya.

Oke, harusnya mereka menyadari, partai mereka adalah partai islam meraka harus kembali kepada Hadist Nabi dan Al-Qur'an, yang menjadi pijakan partai. Menurut saya dalam beberapa bulan atau tahun ini kalo tidak salah PKS mengalami kemunduran, tidak seperti dulu. Sangat berbeda?

Kita kembali kepermasalahannya. Menurut anda, apa pendapat anda tentang tobatnya para Kader PKS? Apa dengan cara itu dapat mengangkat citra partai? Bagaimmana dengan para petingginya, akankah mereka benar-benar bertobat? Atau hanya berusaha mendapat dukungan saja?

Istighfar, ya. Dengan Istigfar sebanyak-banyaknya agar dosa-dosanya terampuni.Lagi pula, ini hanya menurut saya. Dalam satu tahun terakhir PKS tidak menggambarkan sama sekali bahwa partai mereka partai Dakwah, maaf bukan menuduh, Apa benar PKS tanpa di sadari berubah haluan?

Saya berharap kedepannya PKS tidak mengumbar nama Agama hanya untuk politik demi kepentinagnnya, jika partai Dakwah lakukan dengan cara Islam, tanpa menuding pihak yang lain tak terkeuali ada bukti, lagi pula negara kita negara hukum, jadi serahkan semuanya pada hukum.

Percayalah Kebenaran Itu Tidak Akan Kalah.!!!


Sabtu, 02 Februari 2013

PKS..PKS..Nasibmu dalam Kadermu..!!!

Oke, malam ini saya mencoba membahas tentang politik yang sedang menjadi opini masyarakat yang benar-benar cukup menarik perhatian publik yang  sebentar lagi menjelang pemilu 2014 dengan berbagai masalah yang kian hari para elit politik kita seperti tidak punya etika lagi. Pertanyaannya, ada apa dengan para elit polotik? kenapa mereka lebih mementingkan kelompoknya saja?. Tentu, dengan pertanyaan seperti itu membuat sebagian orang bertanya-tanya. Apa yang mereka cari? Kekuasaankah, jabatan, kekayaan dsb. Tentu, jawabannya hanya mereka yang tahu.

Lanjut, seperti Pak Prabowo bilang "Korupsi di indonesia itu sudah edan" tak bisa di pungkiri lagi memang benar kenyataanya seperti itu dengan realita yang ada tentu, kita sebagai masyarakat biasa merasa muak dengan  membaca berita yang hampir setiap hari selalu berkaitan degan korupsi, sangat tragissshh..!!!

Belum lagi penangkapan KPK yang cukup mencengangkan publik siapa lagi kalo bukan petinggi partai yang notabennya adalah partai islam, sungguh memalukan bukan?. Dari sini saya mencoba memberikan aspirasi saya saja yang menurut saya sangat menggelikan seperti yang kita ketahui PKS menuduh ada Konspirasi Besar dibalik Tertangkapnya Lutfi Hasan Ishaq (Mantan Persiden PKS) jujur menurut saya ini tidak logis memberikan pernyataan seperti itu, apa lagi dilakukan oleh seorang petinggi partai harusanya mereka malu bukan membela. Mungkin sah-sah saja memberikan pernyataan itu, tapi perlu diketahui PKS adalah partai Islam yang notabennya tahu tata cara yang islami dalam menyikapi permasalahan ini di dalam internal partai yang mayorita Islam.

Nah, ini membuat pertanyaan besar dalam diri saya kenapa mereka dengan secepat itu menuduh ada konspirasi besar , apa mereka cukup bukti? Bukankah KPK itu Lembaga Negara yang tidak mungkin menetapkan seseorang itu tanpa cukup bukti yang kuat untuk di jadikannya tersangka? Ada apa dengan PKS, yang seperti kebakaran jenggot? Apakah mereka tidak malu dengan pernyataan seperti itu?

Lalu, dimana letak profesionalnya mereka, bukankah mereka orang-orang yang berpendidikan, jika cara mereka menyikapi masalah seperti itu, menurut saya sangat berbahaya untuk generasi kedepan, harusnya ini di jadikan pelajaran bahwa mereka gagal dalam berpolitik dengan cara islam. Menurut saya tak ada yang di banggakan dari PKS, yang hampir setiap ada masalah yang menyangkut kepartainnya mereka seolah-olah mengkambing hitamkan pihak lain dengan pernyataan-pernyataan yang tidak logis apa lagi mengkaitkannya dengan Zionis Amerika, woow.. Lebay.

PKS, dengan penuh hormat. Hargailah hukum biarkan para penegak hukum kita bekerja secara independen, mari belajar dari masalah tersebut jadikanlah contoh agar tak terjadi dikemudian hari. Jika mereka mendukung LHI, berarti mereka mendukung korupsi, atau setidaknyakhn mereka sangat menyesali presiden mereka tertangkap itu berarti ada yang salah dalam pisikologi mereka. Buktikan bahwa kalian itu brakhlak Islam bukan sebaliknya, Memalukan!!!!


Wassalam..

Minggu, 27 Januari 2013

lagi bosan!!

Hari minggu hampir usai, tapi tetap tak ada perubahan yang berarti dalam keseharian aku. Tuhan aku mohon kepada Engkau yang memiliki kerajaan di alam semesta ini, kekuatan, ilmu dan segala hal Engkau adalah Raja yang Agung Yang pantas disembah, Yang Pantas di Puja. Berikan sedikit kekuatan yang Engkau miliki agar aku lebih kuat lagi dalam menjalani kehidupan ini yang amat rumit, serba sulit, agar aku semakin matang, pandai, bijaksana, dan berbakti pada orang tua yang amat aku cintai.
Kenapa ya aku harus seperti ini, seandainya ayah masih ada mungkin kaedaan aku lebih baik dari ini, sedihh rasanya melihat mamah yang sabar, yang sayang sama aku. Tapi, aku belum memberikan yang terbaik untuknya, mmm...cukup sedihnya sekarang aku harus bangkit lagi dan lagi. Bukan namanya moessa jika aku harus menyerah begitu saja, aku percaya ini mungkin jalan terbaik buat aku sediri agar aku bisa belajar dari apa yang aku lakukan dan apa yang aku jalani. Biarpun harus dengan air mata aku pria harus kuat, Berani, percaya diri dalam segala hal dan itu memang harus aku lakukan, dan selama ini aku bisa melakukannya secara bertahap.
Moessa moessa yang saba ya.....!!!

Kira-kira aku harus mulai dari mana ya biar mendapatkan pekerjaan yang aku inginkan, ternyata memang sulit ya mencari pekerjaan itu apa lagi dengan modal srba kekurangan, entah itu latar pendidikan entah apalah yang jelas sulit tapi aku harus merobohkan dinding ini. Aku merasa terbelenggu oleh sesuatu yang menghalangi terasa dikrangkeng uuhhh,,,sangat sulit untuk lepas dari semuanya, aku ingin bebas aku ingin berkarir yang membuat otak terus berfikir menemukan ide, ide yang cemerlang dan aku yakin bisa dan yang aku butuhkan sekarang hanya tindakan dari aku sendiri, tapi aku butuh seseorang yang mau menolong dan menyelamatkan pengetahuan yang aku miliki.

Sebenernya aku merasa heran padahal aku punya pengetahuan cepat belajar tapi tak pernah ada kesempatan yang pas buat aku untuk menunjukan bahwa aku bisa, hufthh..mungkin tidak beruntung.

Aku tidak sendiri aku punya Tuhan, aku yakin Tuhan pasti mengabulkan semua do'a-do'a ku hanya aku perlu bersabar dan bekerja lebih keras lagi.